![]() |
| Source gambar: ini |
"Kalau sudah, yuk ikut aku berpetualang mencari ikan. Ayahku sudah menunggu diluar"
"Sudah siap Kuri?" Tanya ayah
"Sudah Yah, teman-teman juga sudah siap ikut kita berpetualang." Jawabku
"Kalau begitu ayo kita berangkat." ajak ayah
Kami keluar mencari ikan setelah subuh, biasanya saat itu ikan-ikan kecil banyak berkumpul di pinggir sungai."
Ayah dan aku menyelam ke dalam air sungai, brr..segar sekali, menghilangkan kantuk dan membuat tubuh segar seketika.
Kami berenang perlahan ke lokasi dimana banyak ikan banyak berkumpul, di pinggir sungai dekat pohon nipah tumbuh.
"Ayah, bukankah biasanya di sini banyak ikan??, kenapa sekarang tidak ada sama sekali ya?" Ujar Kuri kebingungan
"Hmm, Benar juga Kuri, ikannya pada kemana ya, tidak terlihat satupun?" Jawab ayah kebingungan.
"Ayo kita berenang lagi lebih ke depan." Ajak ayah
Kamipun berenang kembali ke arah hilir sungai. Aku belum pernah kesini sebelumnya, karena biasanya kami mencari ikan di pinggir sungai.
"Ada yang aneh yah, kenapa dari tadi sepanjang perjalanan kita, tidak ada satupun ikan yang terlihat?"
"Kamu benar Kuri, ayo kita berenang lagi ke arah hilir sungai, mungkin ikan-ikan berkumpul disana."
Setelah setengah jam berenang, mulailah timbul keanehan, banyak sekali "benda-benda asing" yang Tidak seharusnya ada disini.
"Ayah, bukankah biasanya di sini banyak ikan??, kenapa sekarang tidak ada sama sekali ya?" Ujar Kuri kebingungan
"Hmm, Benar juga Kuri, ikannya pada kemana ya, tidak terlihat satupun?" Jawab ayah kebingungan.
"Ayo kita berenang lagi lebih ke depan." Ajak ayah
Kamipun berenang kembali ke arah hilir sungai. Aku belum pernah kesini sebelumnya, karena biasanya kami mencari ikan di pinggir sungai.
"Ada yang aneh yah, kenapa dari tadi sepanjang perjalanan kita, tidak ada satupun ikan yang terlihat?"
"Kamu benar Kuri, ayo kita berenang lagi ke arah hilir sungai, mungkin ikan-ikan berkumpul disana."
Setelah setengah jam berenang, mulailah timbul keanehan, banyak sekali "benda-benda asing" yang Tidak seharusnya ada disini.
"Yah, kenapa disini airnya bau sekali?, huft nafasku sesak yah, aku sulit bernafas karena bau ini."
"Iya, ayah juga bingung, kenapa air sungai disini bau sekali."
Ternyata kami menemukan jawabannya, tak berapa lama kami menemukan sampah-sampah plastik, kaleng, styrefoam, dan sisa makanan bertebaran dimana-mana, memenuhi hilir sungai Kaliadem.
Ternyata, dekat lokasi hilir sungai ada pemukiman penduduk yang baru berdiri, dan yang paling menyedihkan, mereka membuang sampah ke hilir sungai sehingga menyebabkan Sungai Kaliadem tercemar, airnya menjadi bau, dan ikan-ikan makanan kami yang biasanya berenang hilir mudik menjadi hilang..entah kemana..
Ayah dan aku hanya bisa bersedih, ayah memelukku yang terlihat terpukul karena melihat kondisi Sungai Kaliadem kami yang awalnya indah menjadi seperti ini, banyak sampah.
"Tolong jangan buang sampah sembarangan dan mencemari sungai kami!"
"Makanan kami jadi hilang, tempat tinggal kami menjadi tidak nyaman."
"Jaga kami dengan memelihara lingkungan tempat kami hidup."
Begitu pesan Kuri kepada semua teman-teman yang membaca cerita ini..
Nah teman-teman semua, mari kita membuang sampah pada tempatnya yaa.. kasihan Kuri dan Keluarganya jadi sulit mendapatkan makanan karena air sungai tercemar.
Ternyata kami menemukan jawabannya, tak berapa lama kami menemukan sampah-sampah plastik, kaleng, styrefoam, dan sisa makanan bertebaran dimana-mana, memenuhi hilir sungai Kaliadem.
Ternyata, dekat lokasi hilir sungai ada pemukiman penduduk yang baru berdiri, dan yang paling menyedihkan, mereka membuang sampah ke hilir sungai sehingga menyebabkan Sungai Kaliadem tercemar, airnya menjadi bau, dan ikan-ikan makanan kami yang biasanya berenang hilir mudik menjadi hilang..entah kemana..
Ayah dan aku hanya bisa bersedih, ayah memelukku yang terlihat terpukul karena melihat kondisi Sungai Kaliadem kami yang awalnya indah menjadi seperti ini, banyak sampah.
"Tolong jangan buang sampah sembarangan dan mencemari sungai kami!"
"Makanan kami jadi hilang, tempat tinggal kami menjadi tidak nyaman."
"Jaga kami dengan memelihara lingkungan tempat kami hidup."
Begitu pesan Kuri kepada semua teman-teman yang membaca cerita ini..
Nah teman-teman semua, mari kita membuang sampah pada tempatnya yaa.. kasihan Kuri dan Keluarganya jadi sulit mendapatkan makanan karena air sungai tercemar.

0 komentar:
Posting Komentar