![]() |
| Source gambar: ini |
"Apakah kalian kenal denganku?"
"Ya betul, aku adalah Kuri, si kura-kura, dan ini ayahku, ayah Kuriri"
"Ibuku bernama Kurita, ibu tidak ada di foto karena beliau pemalu, tidak mau fotonya dipajang, jadi hanya fotoku dan ayah saja yang ada."
Kami memiliki empat kaki dan termasuk kelompok hewan reptil atau hewan melata yang memiliki sisik pada tubuhnya.
Ciri khas yang membuat kami mudah dikenali adalah adanya cangkang keras yang menutupi tubuh. Cangkang pada punggungku disebut carapas, sedang pada perut disebut plastron. Cangkang tersebut menempel erat pada tubuh dan tidak bisa dilepas.
Cangkang tersebut berguna untuk melindungi kami dari hewan pemangsa lho. Jika berada dalam bahaya, maka kami akan bersembunyi di dalam cangkang, sehingga hanya mata saja yang terlihat. Saat keadaan sudah aman, baru kami keluar. Cangkang itu selalu kami bawa kemana-mana. Masya Allah, betapa Maha Besarnya Allah yang telah menciptakan kami sedemikian rupa.
Kami tinggal di pinggir Sungai Kaliadem, sesuai namanya, Sungai Kaliadem sangat adem, airnya jernih sekali, teman-teman bahkan bisa melihat ikan berwarna-warni yang berenang hilir mudik...aduhai cantik sekali.. di pinggir sungai terdapat pohon-pohon hijau nan rimbun, tempat kami membuat sarang.
Hobiku adalah mendengarkan gemericik air sungai yang mengalir, seperti mendengarkan musik yang indah atas harmonisasi alam yang damai.
Keluarga kami adalah jenis hewan karnivora. Tahukah teman-teman apa itu karnivora??
Karnivora adalah hewan pemakan daging, jadi kami suka sekali dengan ikan, keong, dan cacing yang terdapat di sungai ini.. tapi favoritku adalah ikan-ikan kecil..
Selain karnivora, ada juga jenis herbivora atau kura-kura pemakan tumbuhan. Sepupuku Kurara adalah herbivora, keluarganya suka sekali makan daun-daun segar yang tumbuh di sekitar sungai.
Kalau temanku Kuro lain lagi, ia dan keluarganya adalah kura-kura omnivora. Omnivora adalah pemakan keduanya, jadi Kuro selain makan ikan juga suka ngemil daun-daun segar. Wah sehat sekali ya, seperti teman-teman cilik yang suka makan ikan yang kaya protein dan sayuran sehat yang bermanfaat bagi kesehatan. Nanti bilang bunda ya, "Bunda, aku mau makan ikan dan sayuran seperti Kuro, agar jadi anak yang sehat dan cerdas" 😊
Sungai Kaliadem menjadi tempat yang sangat nyaman bagi kami, karena sumber makanan melimpah ruah. Bagi kura-kura karnivora seperti keluarga kami, banyak terdapat ikan segar yang berenang hilir mudik di sungai, sehingga mudah ditangkap jika lapar.
Begitu juga bagi kura-kura herbivora, seperti sepupuku, banyak daun-daun segar yang siap untuk disantap...Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah karena bisa tinggal di pinggir Sungai Kaliadem yang sangat nyaman.
Setiap pagi, aku dan ayah pergi mencari ikan untuk dimasak ibu menjadi makanan yang lezat. "Teman-teman mau ikut aku mencari ikan ga?, kalau iya, besok jangan lupa bangun pagi yaa, minta tolong ayah bunda untuk membangunkan kalian agar tidak telat yaa, nanti kita berangkat setelah shalat subuh."
#Keesokan Paginya#
"Teman-teman sudah bangun belum? Aku mau berangkat mencari ikan nih.."
"Alhamdulillah kalau sudah bangun, sekarang ikut aku yaa."
"Kuri, ayo kita berangkat mencari ikan" ujar ayah, "baik ayah, tadi aku mengajak teman-teman pembaca cilik untuk ikut kita berpetualang mencari ikan." Jawab Kuri
"Oh begitu, baiklah, ayah tunggu diluar ya."
"Baik ayah"
*****************
Bagaimana kisah petualangan Ayah dan Kuri saat mencari ikan??
Jangan lupa ikuti terus ceritanya yaa....
"Sst, kalau mau ikut, jangan telat ya bangunnya, nanti ditinggal deh 😉."

0 komentar:
Posting Komentar