![]() |
| Source gambar: ini |
Di sebuah rumah, jam dinding menunjukkan pukul 12.30 yang menandakan waktu makan siang telah tiba,
"Ayo makan nak" bujuk ibu kepada Rafdan, anak balitanya yang baru berumur 4 tahun.
Seperti balita kebanyakan yang terkadang lebih memilih bermain daripada makan, hal itu pula yang dialami sang ibu.. anaknya tetap asyik bermain, walaupun sudah dibujuk dan dirayu.
Karena merasa diacuhkan, ibu pun berganti strategi dengan bercerita
"Eh, ibu punya cerita nih, Rafdan mau dengar gak?"
Rafdan pun menghentikan kegiatan bermainnya dan menoleh ke arah ibu, menandakan rasa ketertarikan dan keingintahuan.
"Cerita apa bu?" tanyanya kepada sang ibu.
"Ibu mau cerita tentang kisah makanan yang kita makan ini, Rafdan mau dengar gak?"
"Mau..Mau" lalu ia memberikan perhatian penuh kepada ibunya dan lupa akan mainannya.
Melihat respon positif dari Rafdan, ibu melanjutkan dengan intonasi yang menarik, seperti saat sesi bercerita yang biasanya dilakukan menjelang tidur.
"Rafdan tahu enggak, kenapa kita harus makan setiap hari?"
"Ga tahu bu" jawabnya
"Karena makanan mengandung zat gizi penting yang dibutuhkan oleh tubuh kita"
"Coba Rafdan tebak, ini namanya apa?" Tanya ibu sembari menunjuk makanan berwarna putih
"Nasiii" jawab Rafdan bersemangat
"Rafdan tahu tidak, nasi itu bermanfaat bagi tubuh kita karena mengandung karbohidrat".
"Karbohidrat!" Ulang Rafdan dengan bingung
"Yaa, karbohidrat.. nah, karbohidrat adalah sumber energi bagi kita, biar Rafdan kuat lari-larian, loncat-loncatan, bermain bola, dan lempar-lemparan." "Kalau Rafdan gak mau makan nasi, nanti badannya jadi lemas, ga punya tenaga buat main, maunya boboan aja." Lanjut ibu sambil menyuapi Rafdan.
Karena asyik mendengarkan cerita tentang nasi, akhirnya Rafdan pun mau membuka mulutnya untuk menyantap sesendok nasi yang disuapkan oleh ibu.
Ibu pun kembali menunjuk makanan lainnya berwarna kecoklatan
"Rafdan tahu tidak ini apa?"
"Ayam goreng!" jawab Rafdan
"Enak gak ayam goreng buatan ibu?"
"Enak doong, aku suka sama ayam goreng bikinan ibu."
"Rafdan tahu gak, selain enak, ayam goreng juga mengandung zat gizi penting lho...namanya protein... Rafdan tahu gak protein gunanya apa?"
Rafdan menunjukkan wajah bingung, "enggak tahu bu" jawabnya
"Protein gunanya untuk menjaga dan memperbaiki jaringan tubuh kita."
"Misalkan kulit kita terluka, nah berarti jaringan dalam kulit menjadi rusak dan harus diperbaiki, yang membantu memperbaikinya adalah protein."
"Kemarin kan Rafdan jatuh, coba ibu lihat bekas lukanya?" Lanjut ibu
Rafdan pun menujukkan bekas luka yang mulai mengering pada ibu.
"Alhamdulillah, bekas lukanya sudah mengering, ini karena Rafdan pinter makan ayam yang mengandung protein. Jadi, jaringan kulit yang terluka cepat sembuhnya."
"Sekarang Rafdan mau kan makan ayam?", tanya ibu sembari menyuapkan potongan ayam ke mulut Rafdan.
"Mau..." jawabnya
Ibu pun melanjutkan ceritanya,
"Kalau yang hijau ini namanya apa?"
"Brokoli"
"Yap betul, sayuran berwarna hijau ini adalah brokoli, ia mengandung zat besi yang penting bagi tubuh kita."
"Rafdan mau tau gak kegunaan zat besi?"
"Mauuu..."
"Zat besi berguna untuk membuat sel darah merah agar kita sehat dan tidak gampang capek."
"Ayo, dimakan brokolinya biar sehat dan kuat."
"Sekarang Rafdan tahu kan, bahwa makanan yang kita makan pun ada ceritanya"
"Nah, agar tubuh kita selalu sehat, gak gampang sakit, dan bisa bermain bersama teman-teman Rafdan harus menghabiskan nasi, ayam goreng, dan brokolinya yaa.."
"Iya buuuu."
Ibupun bisa kembali tersenyum melihat anaknya makan dengan lahap setelah mendengar cerita tentang makanan..
Selamat makan semuanya 😊

0 komentar:
Posting Komentar