![]() |
| Source: disini |
Lanjutan Ketupat VS Lontong part 1 yang bisa dibaca disini
Mereka tidak tahu bahwa ketupat dan lontong saling sesumbar bahwa salah satu dari mereka adalah makanan terfavorit yang paling dicari..the best lah pokoknya.
K: "Tong, lihat saja pasti aku yang menang, kapan lagi mereka bisa makan aku kalau bukan pas Lebaran'" kata ketupat jumawa
L: "Eh, jangan senang dulu Pat, aku juga istimewa kok, dari tadi aja mereka bolak balik ngambil aku".
Ketupat dan lontong saling beradu pendapat bahwa mereka adalah yang paling disukai.. ribut terus, sampai akhirnya skor mereka seri.. mereka berdua habis tak bersisa
K: "huh, kali ini kita seri.. tapi besok lihat saja pasti aku yang akan menang." Ujarnya pada Lontong
L: "Jangan senang dulu Pat, kita lihat saja besok."
Saat Yangti Tini menengok ke dapur, hatinya terasa adem... Alhamdulillah mereka kangen masakanku, makanya habis begitu, ujarnya sambil tersenyum..oh ternyata membahagiakan orang tua tidak perlu rumit dan complicated, dengan menghabiskan masakannya saja sudah membuat beliau senang bukan kepalang.
Yangti Tini pun memanggil bi Ijah dan meminta tolong untuk membereskan meja.
Hari Kedua, Yangti Tini masih menyajikan ketupat dan lontong, lengkap dengan pendukungnya, tetapi porsinya tidak sebanyak kemarin, karena hari ini beliau memasak bakso juga.
Seperti biasa, saat makan siang Yangti Tini menjamu tamu dan kerabatnya. Jika hari pertama hanya keluarga inti, sekarang ditambah dengan keluarga besar dari pihak Yangkung Tono. Maklum, suaminya adalah anak tertua di keluarga, dan sudah tradisi hari kedua semua keluarga berkumpul dirumah Yangkung Tono.
Para tamu asyik menyantap makanan yang disajikan oleh tuan rumah. Sudah menjadi rahasia umum bahwa yangkung Tono tidak suka jika ada makanan mubazir yang terbuang sia-sia akibat ambil kebanyakan dan tidak dihabiskan. Sebelum makan biasanya ia selalu bilang "Le, nduk, ambil secukupnya makanan yang mau kalian makan, kalau masih lapar silahkan tambah lagi. Tolong jangan buang makanan ya Le, nduk karena Allah tidak menyukai segala sesuatu yang mubazir."
Bukan tanpa sebab beliau berkata seperti itu. Dulu Yangkung Tono pernah merasakan menjadi orang yang sangat miskin, untuk makan saja sulit, nasi menjadi barang mewah, bahkan seringnya nasi aking saja. Jadi sekarang kalau lihat makanan terbuang beliau sedih, karena ingat masih banyak orang kelaparan tidak bisa makan, salah satunya seperti dirinya dulu.
Karena para tamu dan kerabat menghargai apa yang diucapkan Yangkung Tono, mereka mengambil makanan secukupnya, kalau kurang baru nambah lagi agar menghindari makanan terbuang. Bukankah sebelum Lebaran kita telah menjalankan ibadah puasa, menahan lapar dahaga, sehingga belajar berempati terhadap orang tak berpunya.
Oke, sekarang kita kembali ke meja makan. Seperti biasa ketupat dan lontong sedang beradu pendapat, siapa yang kebih unggul.
K: "kali ini aku pasti menang Tong, lihat saja, dari tadi tamunya asyik melahapku"
L: "Huh, jangan sombong dulu Pat, kita lihat saja nanti"
Bakso yang melihat keduanya berdebat hanya tersenyum. Si bakso menyadari kalau ia bukanlah menu istimewa saat Lebaran, jadi dia memilih diam dan menyaksikan kedua temannya sibuk beradu pendapat.
Satu jam berlalu, setelah kenyang para tamu pun duduk santai sambil ngobrol.. Ah, suasana lebaran yang menyenangkan, berkumpul dan berbagi cerita setelah mungkin setahun tak bersua.
Sementara itu di meja makan, ketupat dan lontong termenung sendu. Setelah sibuk beradu pendapat tentang siapa yang disuka, ternyata tak seorangpun dari mereka pemenangnya, mereka masih tersisa beberapa potong tak habis seperti hari pertama.
Tahukah para pembaca siapa yang menang? Yup, dia adalah bakso...
Kok bisa, padahal kan bakso makanan yang umum dimakan sehari-hari. Jawabanya adalah, para tamu sudah bosan karena setiap rumah yang mereka kunjungi selalu menyediakan ketupat, lontong, atau bahkan keduanya. Dan juga dirumah sendiri mereka juga masak menu yang sama.. Kalau menurut hukum Gossen 1.. Tingkat kepuasaan sudah menurun drastis bahkan mungkin terjun bebas hehe..
Jadi tetep ya, walaupun ketupat dan lontong menu istimewa, bakso tetap paling juara.
Selamat Idul Fitri 1439 H
Taqabbalallahu minna waminkum
Maaf Lahir Batin ☺️

0 komentar:
Posting Komentar